Bagipenari, kritik memiliki fungsi untuk mendeteksi kelemahan, mengupas kedalaman, serta membangun kekurangan pada karya seninya. Sedangkan bagi apresiastor atau penikmat tari, kritik tari akan membantu mereka untuk memahami karya, meningkatkan wawasan dan pengetahuannya terhadap karya tari yang berkualitas. Secara umum fungsi kritik tari Tujuandari kritik seni adalah pemahaman pada karya seni, dan ingin menemukan suatu cara guna mengetahui apa yang melatar belakangi suatu karya seni dihasilkan serta memahami apa yang ingin disampaikan oleh pembuatnya, sehingga hasil kritik seni benar-benar maksimal, dan secara nyata dapat menyatakan baik buruknya sebuah karya. Tujuandari kritik pedagogis adalah memotivasi bakat dan potensi siswa di sekolah. Kritik pedagogis penting untuk dipahami siswa karena materi tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran musik di sekolah, seperti halnya Anda mempelajari konsep-konsep musik, permainan musik, dan pertunjukan musik. Menjatuhkanatau merendahkan karya atau penulis bukan tujuan dari kritik Kritik membangun keramaian bersastra Karya orang lain adalah objek yang dikritik Bahasa tegas dan lugas digunakan agar bisa dipahami dengan baik 9. Kritik sastra memiliki fungsi sebagai berikut ini: Sebagai upaya pengembangan sastra. terjawabTujuan kritik adalah untuk membuat siswa yang di kritik menjadi Iklan Jawaban 3.5 /5 13 alvin250702alvin Jawaban: tidak mengulangi kesalahan yg sudah dilakukan Sedang mencari solusi jawaban Seni beserta langkah-langkahnya? Pilih kelas untuk menemukan buku sekolah Kelas 6 Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9 Kelas 10 Kelas 11 Kelas 12 Iklan Jawaban Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Kritik bisa disampaikan dengan cara yang membangun, hal ini penting supaya kritik enggak membuat orang yang mendengarnya jadi patah semangat. - Kids, pada artikel Belajar dari Rumah BDR materi Bahasa Indonesia kelas 10 SMA kali ini kamu akan diajak membahas tentang kritik yang membangun. Pada artikel BDR materi bahasa Indonesia sebelumnya kamu sudah belajar bersama-sama tentang pengertian dan jenis-jenis kritik berdasar fungsinya. Dalam artikel yang sama kamu juga sudah mengetahui bahwa kritik yang baik adalah kritik yang disampaikan dengan tujuan untuk membangun objek yang dikritik supaya lebih baik ke depannya. Nah, untuk bisa memberikan kritik yang membangun harus ada beberapa hal yang diperhatikan, nih. Hal ini perlu dilakukan karena kritik adalah sebuah tindakan yang bisa berdampak pada orang yang menerimanya. Inilah kenapa kamu perlu mengetahui cara yang tepat untuk bisa menyampaikan kritik yang baik. Dilansir dari laman berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa memberikan kritik yang membangun, di antaranya Cara Menyampaikan Kritik Membangun 1. Memulai dengan poin positif Kritik bisa disampaikan dengan diawali apresiasi atau karya atau usaha seseorang dalam mewujudkan sesuatu. Apresiasi positif ini akan membuat orang yang menerimanya merasa dihargai, Kids. Baca Juga Cara Menyampaikan Kritik dalam Bahasa Inggris dan Contoh Kalimatnya Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan Adhyatnika Geusan Ulun Guru Menulis Tuesday, 30 Aug 2022, 2222 WIB Penumbuhan sikap kritis siswa di SDN 3 Rancapanggung Cililin Babdung Barat. Oleh. Aziz Ismail, Kepala SDN Rancapanggung 3 Cililin Bandung Barat Seringkali sikap kritis pada diri siswa sulit ditemukan. Dari jumlah siswa di kelas, minim sekali siswa yang kritis. Banyak kalangan menganggap hal ini sesuatu yang wajar karena para siswa yang masih berusia yang sangat muda, biasanya cenderung senang dengan hal-hal yang sedang digandrungi saja, melakukan hal-hal yang menyenangkan dirinya, hura-hura, bahkan sebagian ada yang terjerumus pada tindakan yang terpuji misalnya hanyalah mengolok-olok guru dan lain sebagainya . Makanya, jika ditemukan murid yang kritis, biasanya dianggap murid yang luar biasa karena memang berbeda dengan yang lainnya.. Sikap kritis seorang murid biasanya muncul ketika argumen guru berbeda dengan dirinya, kebijakan sekolah yang tidak sesuai dengan keinginan murid, atau keadaan di sekolahnya yang tidak kondusif. Namun sayangnya, murid-murid yang kritis seperti ini seringkali dijadikan ancaman oleh sebagian guru dan sekolahnya sendiri. Seringkali kritikan mereka diabaikan, bahkan mungkin mereka dibungkam. Sikap-sikap guru yang anti kritik dan senang membungkam terhadap kritik sangat berdampak bagi murid. Pertama, siswa malas. Siswa malas berarti tidak mau kritis. Ini biasanya terjadi pada murid yang melihat dampak dari sikap krits temannya yang berakhir tragis, maka ia menjadi takut untuk bersikap kritis sehingga sikap kritis yang ada pada dirinya dipendam. Kedua, membunuh potensi anak. Guru yang tidak mau dikritik, atau yang bersikap tidak adil terhadap yang kritis sebetulnya sudah membunuh potensi anak. Potensi itu misalnya keberanian, keingintahuan, ataupun kesadaran. Ketiga, sikap skeptis. Murid sudah tidak percaya lagi bahwa sekolah merupakan tempat yang baik untuk belajar, Pentingnya mengajarkan berpikir kritis tidak dapat diabaikan lagi, karena berpikir kritis merupakan proses dasar dalam suatu keadaan dinamis yang memungkinkan siswa untuk menanggulangi dan mereduksi ketidak tentuan dimasa yang akan datang. Pengembangan keterampilan berpikir kritis telah cukup lama diperhatikan sebagai tujuan utama pendidikan, namun perlu diperhatikan bahwasannya, keterampilan berpikir kritis ini tidak dapat dikembangkan dengan sendirinya namun harus didukung oleh usaha yang eksplisit dan cara sengaja dikembangkan. Dengan demikian guru dari berbagai disiplin ilmu memegang peranan penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran demokrasi bukanlah tanpa alasan. Karena itu dalam pembelajaran demokrasi ditekankan adanya kemandirian, kebebasan dan tanggung jawab. Kemandirian diperlukan untuk mengembangkan kepercayaan diri sekaligus kesadaraan akan keterbatasan kemampuan individu, sehingga kerjasama dengan warga lain merupakan keharusan dalam kehidupan bermasyarakat. Kebebasan memiliki makna bahwa perlu dikembangkan suatu visi kehidupan yang bertumpu pada kesadaran pluralitas masyarakat dalam berbagai tingkatan kehidupan. Adanya pluralitas ini tidak dapat dipungkiri bahwa kemungkinan terjadinya konflik sangat besar apalagi jika setiap individu membawa bendera atas dirinya sendiri atau kelompknya. Oleh karena itu kesabaran dan toleransi diperlukan guna pengendalian diri. Dengan kata lain kebebasan tersebut haruslah bertanggung jawab. Terdapat beberapa indikator keterampilan berpikir kritis yang sering digunakan, di antaranya mampu membedakan antara fakta yang dapat diverifikasi dan tuntutan nilai-nilai yang sulit diverifikasi diuji kebenarannya, membedakan antara informasi, tuntutan ata alasan yang relevan dan yang tidak relevan. Kemudian, menentukan kecermatan factual kebenaran dari suatu pernyataan, menentukan kredibiltas dapat dipercaya dari suatu pernyataan, mengidentifikasi tuntutan atau argumen yang mendua, mengidentifikasi asumsi yang tidak dinyatakan, mendeteksi bias menemukan penyimpangan, mengidentifikasi kekeliruan-kekeliruan logika, mengenali ketidakkonsistenan logika dalam suatu alur. Untuk menumbuhkan berpikir kritis siswa perlu pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga siswa memperoleh pengalaman saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Rancangan pembelajaran yang disusun untuk dapat menghasilkan output siswa yang berpikir kritis merupakan langkah utama yang harus dipertimbangkan guru saat menentukan output siswa yang akan dibentuk. Dalam hal ini pemilihan model yang dapat dikembangkan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis ini bersumber dari pengalaman yang diperoleh siswa terhadap persoalan yang dihadapi. Semakin banyak pengalaman siswa, maka semakin mantap pertimbangan siswa yang bersangkutan. Pengalaman yang diperoleh siswa beragam, misalnya dari hasil melihat, mendengar, mencoba yang didapat dari lingkungan yang berbeda, seperti keluarga, masyarakat, prestasi belajar yang pernah dirai., lingkungan belajar, dan lain-lain. Dari pengalaman tersebut akan dihasilkan ide pengetahuan yang seseorang berani membuat ide-ide positif sehingga ia mampu memanfaatkannya untuk membina dan mengembangkan potensinya. Dengan kata lain terdapat beberapa pengaruh yang mendukung terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis, yakni pengaruh dari luar dan pengaruh dari dalam. Langkah untuk menumbuhkan sikap kritis seharusnya menjadi agenda bersama untuk segera digulirkan. Salah satu media yang efektif untuk menumbuhkan sikap kritis adalah melalui kelompok kreatif siswa, sehingga kualitas kritisasi tersebut dapat dibina secara berkesinambungan. Kelompok kreatif remaja yang dapat bergerak di bidang penulisan karya tulis maupun forum diskusi bagi generasi muda. Kelompok kreatif memiliki peran dalam membangun sikap kritis. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk membangun kualitas tersebut adalah melalui diskusi kecil atau diskusi ilmiah dan penciptaan,serta partisipasi dalam berbagai kegiatan. Dalam kegiatan pembelajaran guru lebih banyak melatih siswa untuk bertanya dan menanggapi pendapat orang lain, atau bahkan banyak berlatih menganalisis masalah dan menggunakan pembelajaran sebagai media dalam rangka problem solving.*** Pewarta Adhyatnika Geusan Ulun-Newsroom Tim Peliput Berita Pendidikan Bandung Barat. Penulis AZIZ ISMAIL, Lahir di Bandung, 18 Februari 1974. Kepala SDN 3 Rancapanggung Kecamatan Ciliin Kabupaten Bandung Barat. Telp. 081395271729 literasi Disclaimer Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku UU Pers, UU ITE, dan KUHP. Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel. Berita Terkait Terpopuler di Guru Menulis Web server is down Error code 521 2023-06-16 190120 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d854d046862b912 • Your IP • Performance & security by Cloudflare Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi V, kritik berarti kecaman atau tanggapan, atau kupasan kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dan sebagainya. Agaknya manusia tidak luput mendapat kritik dari orang lain, entah itu orang yang dikenal atau bahkan orang yang tidak dikenal. Hal tersebut karena kita memiliki kebebasan untuk berpendapat, termasuk bukan berarti kita juga bebas menyampaikan kritik tanpa memahami rambu-rambu yang berlaku. Mungkin selama ini kita mengetahui bahwa kritik hanya bertujuan untuk membuat suatu individu ataupun kelompok menjadi lebih baik melalui istilah kritik membangun. Nyatanya, kritik memiliki tujuan yang beragam. Berikut beberapa tujuan mengkritik menurut Listiani Aslim yang perlu kamu Mengungkapkan adanya kesalahan ilustrasi orang mengkritik VillasmilPernahkah kamu mendapatkan kritik dari seseorang karena ia mengganggap dirimu salah ataupun kurang? Misalnya saat kamu menyelesaikan presentasi, seseorang kemudian menyebutkan bahwa penampilanmu buruk. Orang yang melakukan kritik ini umumnya memiliki pengetahuan serta pengalaman yang lebih tinggi sehingga ia dapat menempatkan diri sebagai orang yang berhak untuk menunjukkan kesalahan orang jenis ini tidak dilakukan untuk membuat orang yang dikritik menjadi lebih baik, tetapi murni hanya menunjukkan bahwa objek kritik itu salah, buruk, ataupun kurang. Dalam penyampaiannya pun, pengkritik terkesan meninggi dan menggunakan diksi yang kurang estetis. Ada kepuasan tersendiri bagi mereka yang mengkritik dengan tujuan sekadar menunjukkan kesalahan, sebab secara tidak langsung mereka membenarkan bahwa mereka lebih baik, lebih pintar, lebih ahli, dan lebih Mengungkapkan perbandingan ilustrasi orang tua dan anak ProductionsKritik dengan tujuan membandingkan barangkali kerap kita dengar. Kritik jenis ini membandingkan sesuatu dengan sesuatu lain yang dianggap sejenis. Misalnya, ketika seorang anak tengah berada dalam proses tumbuh kembang, orang tua anak tersebut mendapatkan kritik dari orang lain dengan tujuan membandingkan kiranya siapa yang akan merangkak lebih dulu, siapa yang berdiri lebih dulu, siapa yang berjalan lebih ketika anak tersebut memasuki usia sekolah, mereka mendapatkan kritik dari orang lain dengan membanding-bandingkan nilai setiap mata pelajaran dan peringkat kelas yang didapat. Karena kerap mendapatkan kritik semacam itu dari lingkungan sekitarnya, anak bisa tumbuh dengan social comparison. Dampaknya, mereka akan selalu merasa cemas dan menjadi tidak percaya diri. Baca Juga Jangan Salah Sangka, Ini 5 Ciri Kritik Membangun 3. Sebagai evaluasi ilustrasi guru dan siswa GrabowskaDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi V, evaluasi berarti penilaian. Kritik jenis ini bertujuan untuk membahas secara teknis sesuatu yang terjadi serta hal yang dapat diperbaiki dari objek kritik. Berbeda dengan kritik yang bertujuan untuk menunjukkan kesalahan, kritik jenis ini bertujuan untuk memunculkan hasil yang lebih baik di masa depan. Penyampaiannya pun tidak bercampur dengan ego dan tanpa tidak sekadar menunjukkan kekurangan maupun kesalahan dari pihak yang dikritik, tetapi juga memberikan penghargaan lebih kepada pihak yang dikritik. Mereka bersedia menjelaskan bagaimana objek kritik itu bisa memperbaiki kesalahannya, sehingga objek kritik dapat lebih baik di masa yang akan datang. Ketika seseorang memberikan kritik yang bertujuan untuk evaluasi, ia hendaknya menggunakan bahasa tubuh dan diksi yang tepat sehingga tidak menimbulkan Menyerang secara pribadi ilustrasi tangan mengepal 2021Kritik jenis ini bertujuan untuk menyerang pihak tertentu karena adanya perasaan tidak suka, benci, iri hati, maupun dendam secara pribadi. Cara penyampaiannya pun menggunakan tekanan tertentu yang membuat objek kritik merasa direndahkan dan 2013 menerangkan bahwa kritik jenis ini menjadikan objek kritik bukan lagi dipandang berdasarkan performa atau sesuatu yang memiliki standar penilaian umum, tetapi murni digunakan untuk menyerang secara personal. Oleh karena itu, kritik jenis ini jelas tidak membuat masing-masing pihak berkembang, tetapi justru dapat menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. 5. Menambah wawasan dan alternatif solusi ilustrasi mengobrol OfficialKritik jenis ini merupakan kritik yang baik. Sebab, pengkritik memberikan masukan kepada objek kritik agar bisa mendapatkan wawasan lebih banyak untuk menjadi bahan perbaikan dan alternatif solusi di kemudian hari. Kritik ini bertujuan untuk memberikan wawasan tanpa bermaksud menyatakan bahwa objek kritik itu kritik ini, orang yang dikritik bisa menjelajahi lebih luas lagi mengenai sesuatu hal sehingga ia akan menghasilkan hal-hal yang semakin baik dan lebih variatif. Ia pun mampu berkembang dan mencoba hal-hal baru sesuai dengan kemampuannya. Kritik jenis ini tentunya dibutuhkan oleh kita untuk dapat memperbaiki diri dan ada cukup banyak tujuan mengkritik. Berdasarkan tujuan tersebut, kita lantas mengetahui mana kritik yang seharusnya tidak kita lontarkan dan mana yang tepat kita berikan. Sebab, pada dasarnya kita perlu menggunakan etika dalam mengkritik. Baca Juga 5 Manfaat Menahan Diri dari Mengkritik Hidup Orang Lain, Lebih Bahagia IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Pengertian Kritik. Secara etimologi, kata kritik berasal dari bahasa Yunani, yaitu “kritikos” yang berarti dapat didiskusikan, yang berakar dari kata “krenein” yang berarti memisahkan, mengamati, menimbang, dan membandingkan. Orang yang memberi kritik atau membuat sebuah analisis atau pendapat yang tepat disebut “krites” yang sekarang disebut sebagai “kritikus”. Secara umum, istilah kritik dapat diartikan sebagai sebuah proses analisis dan evaluasi dari suatu kejadian, hasil, benda, dan lain sebagainya untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, serta membuatnya menjadi lebih baik. Kritik juga dapat berarti suatu metode tertulis ataupun lisan untuk menemukan sebuah kesalahan dan kekurangan yang dimiliki untuk memperluas pemahaman ataupun untuk memperbaiki sesuatu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kritik diartikan sebagai kecaman atau tanggapan, yang seringkali disertai uraian dan pertimbangan baik ataupun buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dan kritik yang baik, hendaknya disampaikan untuk memperbaiki sesuatu, pendapat, atau perilaku seseorang dan bukan didasarkan atas kebencian terhadap orang yang alasan dan bukti-bukti yang kuat serta meyakinkan, sehingga pihak yang dikritik itu menyadari bahasa dan kalimat yang efektif, sehingga inti permasalahan dapat ditangkap dengan mudah oleh pihak yang dengan pilihan kata-kata yang tidak menyinggung perasaan, sopan, dan bijaksana, tetapi tetap tidak mengurangi ensensi kritiknya. Jenis Kritik. Kritik dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yang didasarkan pada beberapa hal sebagai berikut 1. tujuannya, kritik terdiri dari kritik penilaian, merupakan jenis kritik yang bertujuan untuk menimbang baik buruknya suatu hal dengan mencari dan menentukan pemaknaan, merupakan jenis kritik yang bertujuan untuk pemahaman makna dengan menganalisis, mengidentifikasi, dan induktif, merupakan jenis kritik yang mengurai karya berdasarkan fenomena-fenomena yang ada secara destruktif, merupakan jenis kritik yang bertujuan untuk menghancurkan sasaran konstruktif, merupakan jenis kritik yang bertujuan untuk memberikan masukan yang bersifat membangun untuk memperbaiki sebuah karya atau judicial, merupakan jenis yang didasakan pada pemikiran bahwa kritik ditujukan sebagai dasar dalam sebuah bentuknya, kritik terdiri dari kritik teoritis, merupakan jenis kritik yang berkaitan dengan gagasan baik yang menjadi dasar sebuah karya, praktik, ataupun kebijakan, koherensi atau kebermaknaan suatu teori validitas tujuannya, serta berkaitan dengan batasan sudut pandang yang coba praktik, merupakan jenis kritik yang berkaitan dengan penilaian tentang apakah sesuatu yang menjadi obyek yang dikritik dapat “bekerja atau tidak bekerja” dalam kehidupan asalnya, kritik terdiri dari kritik akademik, merupakan jenis kritik yang berfokus pada hal akademik, serta tunduk pada peraturan penulisan baku dan mencoba untuk mematuhi kaidah penulisan yang non akademik, merupakan jenis kritik yang bersifat umum dan universal, serta tidak terikat pada kaidah penulisan, namun tetap orientasinya, kritik terdiri dari kritik obyektif, merupakan jenis kritik yang memandang suatu hal yang dijadikan sebagai obyek kritik sebagai sesuatu yang mandiri, bebas, dan otonom dari hal yang melatar mimetik, merupakan jenis kritik yang memandang suatu hal yang dijadikan sebagai obyek kritik sebagai tiruan, representasi alam, maupun kehidupan atau cerminan yang ada di pragmatik, merupakan jenis kritik yang memandang suatu hal yang menjadi obyek kritik sebagai sarana untuk membangkitkan suatu efek ekspresif, merupakan jenis kritik yang memandang suatu hal yang menjadi obyek kritik sebagai luapan atau ungkapan perasaan pembuatnya targetnya, kritik terdiri dari kritik pribadi, merupakan jenis kritik yang disampaikan oleh seorang kritikus secara pribadi kepada pihak yang publik, merupakan jenis kritik yang disampaikan kepada publik dengan tujuan mendapatkan perhatian media massa dan masyarakat. Selain jenis kritik yang didasarkan pada hal tersebut di atas, kritik yang berkaitan dengan suatu karya seni atau karya sastra dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu kritik populer popular criticism, merupakan jenis kritik yang ditujukan untuk konsumsi massa atau umum. Tanggapan yang disampaikan biasanya bersifat umum, lebih pada pengenalan atau publikasi sebuah karya seni atau karya sastra kepada masyarakat jurnalistik journalism criticism, merupakan jenis kritik yang penulisannya secara terbuka melalui media massa dan penulisannya merujuk ke dalam kaidah keilmuan scholarly criticism, merupakan jenis kritik yang bersifat akademis yang biasanya berwawasan pengetahuan, kemampuan, dan kepekaan yang tinggi dalam menilai atau menanggapi sebuah karya seni atau karya sastra, dan biasanya berdasarkan teori-teori pendidikan pedagogical criticism, merupakan jenis kritik yang bertujuan untuk mengangkat atau meningkatkan kualitas karya seni atau karya sastra berdasarkan pendidikan. Fungsi dan Tujuan Kritik. Kritik yang disampaikan memiliki fungsi dan tujuan. Secara umum, fungsi dari dari kritik adalah untuk mendeteksi dan mengetahui kelemahan atau kekurangan dari suatu kinerja, sehingga dapat memperbaikinya untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Sedangkan tujuan dari kritik adalah untuk meningkatkan suatu kinerja supaya dapat memberikan hasil yang maksimal. Dengan kata lain, suatu kritik bertujuan untuk memperbaiki dan membangun. Tahapan Kritik. Secara umum, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh seorang pengkritik kritikus dalam menyampaikan sebuah kritik, sehingga kritik yang diberikan bersifat baik dan membangun, yaitu 1. ini merupakan tahap awal dari proses mengkritik, di mana kritikus berusaha untuk menemukan, mencatat atau mendeskripsi segala sesuatu yang dilihat baik itu suatu kebijakan, karya, dan lain sebagainya secara apa adanya, tanpa berusaha melakukan analisis ataupun mencoba untuk mengambil tahap ini, seorang kritikus akan menelusuri obyek yang dikritik baik itu suatu kebijakan, karya, dan lain sebagainya berdasarkan struktur formal ataupun unsur-unsur Menafsirkan atau tahap ini, seorang kritikus menafsirkan atau menginterpretasikan makna dari obyak yang dikritik, di antaranya meliputi tema atau masalah yang dikedepankan. Dalam menafsirkan obyek yang dikritik akan sangat dipengaruhi oleh sudut pandang dan wawasan dari seorang Evaluasi atau ini merupakan tahapan terakhir dari proses mengkritik, di mana seorang kritikus memberikan penilaian terhadap obyek yang dikritiknya. Demikian penjelasan berkaitan dengan pengertian kritik, jenis, fungsi dan tujuan kritik, serta tahapan bermanfaat.

tujuan kritik adalah untuk membuat siswa yang dikritik menjadi